Minggu, 15 Oktober 2017

ETIKA PROFESI (SOFTSKILL)

Tulisan

1. Utarakan pendapat kalian kepakaran / ahli dari seorang teknik industri ?
Menurut saya ahli dari seorang teknik industri adalah seorang yang Merancang, mengembangkan, menguji, dan mengevaluasi sistem yang terintegrasi untuk mengelola proses produksi industri, termasuk faktor kerja manusia, kontrol kualitas, kontrol perlengkapan, arus logistik dan bahan, analisa biaya, dan koordinasi produksi.
2. Tuliskan karakter-karakter tidak beretika menurut pandangan kalian dalam kehidupan sehari-sehari! Berikan contoh 3 dan analisa !
A.   Pemalas.
Perilaku seperti ini harusnya dihindari dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam melakukan suatu aktivitas. Apabila tidak dihilangkan kebiasaan buruk ini, akan membuat aktivitas kita terhenti dan tidak produktif lagi dalam melakukan setiap pekerjaan.
B.   Melanggar peraturan lalu lintas.
Banyak para pengendara baik mobil maupun motor yang menghiraukan setiap aturan yang ada dalam berkendara. Dengan tidak menggunakan perlengkapan safety sebaiknya ataupun tidak mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. Hal tersebut dapat mengganggu kenyamanan bahkan mengancam keselamatan individu maupun pengguna jalan lainnya.
C.    Membuang sampah sembarangan.
Masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki etika tidak baik, terutama dalam memperhatikan lingkungan dengan membuang sampah sembarangan. Banyak dari mereka ketika membuang sampah berkata “Cuma sedikit, gak kenapa-kenapalah..”, padahal pada kenyataannya sedikit sampah tapi dari ribuan jiwa bisa jadi bukit juga. Salah satu dampak dari membuang sampah sembarangan yaitu mengakibatkan banjir. Masyarakat yang tadinya membuang sampah sembarangan ketika terjadinya banjir, banyak dari mereka malah menyalahkan pemerintah yang tidak baik dalam mengatasi kotanya.
3. Tuliskan aktifitas tidak beretika profesional dalam berkerja! Berikan contoh 3 dan analisa!
A. Tidak bertanggung jawab.
Sikap tidak beretika profesional seperti ini menyebabkan terhambatnya tujuan perusahaan serta merugikan rekan kerja lainnya karena harus mengerjakan ulang pekerjaan yang ditangani asal-asalan.
B. Tidak objektif dalam melakukan pekerjaan, untuk memenuhi kewajiban profesionalnya, seorang pekerja harus dapat objektif dan tidak mementingkan atau mengagung-agungkan sebuah kepentingan untuk golongan tertentu saja.
C. Memberikan keterangan palsu pada saat minta izin cuti.
Seorang yang professional dalam bekerja tidak akan melakukan hal tersebut karena hal tersebut sama saja membohongi dan merugikan dirinya sendiri
D. Mabuk, meminum minuman keras yang memabukkan, memakai atau mengedarkan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di lingkungan kerja.

E. Mengabaikan keselamatan dalam bekerja, sebagai seorang teknik industri kita harus memperhatikan keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar. Seperti yang diajarkan dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar