Pengertian
Metode Penelitian
Pengertian metode, berasal dari
bahasa Yunani yaitu methodos yang berarti cara atau menuju suatu
jalan. Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara kerja
(sistematis) untuk memahami suatu subjek atau objek penelitian, sebagai upaya
untuk menemukan jawaban yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan
termasuk keabsahannya.
Macam
- macam Metode Penelitian
Banyak metode penelitian yang biasa digunakan dalam
penelitian social dan pendidikan. Mc. Milan membagi macam-macam metode
penelitian berdasarkan pendekatan yang digunakan, antara lain :
1. Pendekatan
Kualitatif
a. Metode
Etnografis
Metode etnografis ialah metode yang digunakan untuk
menginterpretasi budaya, kelompok social dan suatu system masyarakat.
Penelitian etnografi bertujuan untuk mendeskripsikan cara berpikir, adat,
bahasa, kepercayaan dan prilaku hidup suatu masyarakat. Proses penelitian ini
biasanya dilaksanakan di lapangan dalam waktu yang cukup lama, dengan bentuk
observasi dan wawancara alamiah dengan partisipan serta mengumpulkan dokumen
atau benda-benda (artifak). Hasil akhir penelitian ini biasanya sangat
komprehensif dan menggambarkan kompleksitas suatu kehidupan. Contoh penelitian
dalam pendidikan : ” Pelaksanaan kurikulum Berbasis Kompetensi”.
b. Metode
Historis
Historis / Sejarah ialah studi tentang masa lalu
dengan menggunakan paparan dan penjelasan. Metode Historis ialah metode yang
bertujuan untuk merekonstruksi masa lalu secara sistematis dan obyektif dengan mengumpulkan
, menilai, memverifikasi, dan mensintesis bukti untuk menetapkan fakta dan
mencapai konklusi yang dapat dipertahankan dan dalam hubungan hipotesis
tertentu.
Ciri khas penelitian historis ialah periode waktu :
kegiatan, peristiwa, karakteristik, dan nilai-nilai dikaji dalam konteks waktu.
Contoh penelitian ini misalnya : ” Manajemen Pembuatan Kurikulum Berbasis
Kompetensi “
c. Metode
Fenomenologis
Metode Fenomenologis ialah metode yang digunakan dalam
penelitian yang mencari arti dari pengalaman kehidupan. Peneliti menghimpun
data berkenaan dengan konsep, pendapat, pendirian, sikap, penilaian, dan
pemberian makna terhadap situasi atau pengalaman dalam kehidupan. Tujuan
penelitian ini ialah menemukan makna dari hal-hal yang esensi atau mendasar dari
suatu pengalaman.Penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dari
partisipan.Hasil studi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pembaca
tentang penghayatan kehidupan oranglain.
2. Pendekatan Kuantitatif
a. Metode Deskriptif
Metode deskriptif ialah
suatu metode penelitian yang digunakan dalam Penelitian deskriptif untuk
menggambarkan fenomena yanga ada. Penelitian deskriptif merupakan penelitian
yang memberi uraian mengenai gejala social yang diteliti dengan mendeskripsikan
tentang nilai variable bedasarkan indicator yang diteliti tanpa membuat
hubungan dan perbandingan dengan sejumlah variable yang lain. Tujuan metode
deskriptif ini ialah:
1.Mengumpulkan informasi
actual secara rinci yang melukiskan gejala.
2.Mengidentifikasi
masalah dan memeriksa praktik yang berlaku.
3.Menetapkan keputusan
apabila oranglain menghadapi situasi yang sama
Syarat penelitian
deskriptif:
1.Peneliti harus memiliki
sifat represif. Ia harus mencari,bukan menguji.
2.Peneliti harus memiliki
kekuatan integrative.
3.Peneliti tidak
mengadakan manipulasi atau pengubahan variable
Contoh penelitian :”
Kecerdasan Emosi Siswa SMA 1 Kab.Pelalawan Riau
b. Metode Komparatif
Metode Komparatif ialah
metode yang digunakan dalam penelitian yang diarahkan untuk mengetahui apakah antara
dua variable ada perbedaan dalam suatu aspek yang diteliti. Dalam penelitian
ini tidak ada manipulasi dari peneliti. Penelitian dilakukan secara alami,
dengan mengumpulkan data dengan suatu instrument. Hasilnya dianalisis secara
statistic untuk mencari perbedaan variable yang diteliti.
c. Metode Korelasional
Metode Korelasional ialah
metode yang mencari hubungan atau korelasi diantara variable-variabel yang
dicari.. Korelasi antara dua variable atau lebih dapat berupa, sebaaai berikut
1. Korelasi Positif, yaitu korelasi
dimana jika salah satu variable meningkat, maka variable lain cenderung
meningkat pula, atau sebaliknya bila salah satu variable turun, maka variable
yang lain cenderung turun.
2. Korelasi Negatif, yaitu korelasi
dimana jika salah satu variable meningkat, maka variable yang lain akan
cenderung menurun, begitu pula sebaliknya.
3. Tidak ada Korelasi, yaitu kedua
variable tidak menunjukkan adanya hubungn antara keduanya.
4. Korelasi sempurna, yaitu korelasi
dimana kenaikan dan penurunan variable yang satu berbanding seimbang dengan
yang lain.
Tujuan metode
korelasional ini ialah untuk meneliti sejauh mana variable pada satu factor
berkaitan dengan factor lainnya. Metode ini digunakan untuk:
1. Mengukur hubungan antar variable
2. Meramalkan variable tak bebas dari
pengetahuan kita tentang variable bebas
3. Meratakan jalan untuk membuat
rancangan penelitian eksperimental
Manfaat Metode Penelitian
Manfaat yang dapat diperoleh dengan mengetahuinya
metode penelitian ini ialah :
1. Mengetahui arti pentingnya penelitian
2. Menilai hasil-hasil penelitian
3. Dapat melahirkan sikap dan pola piker
yang skeptic, analitik, kritik dan kreatif
4. Dapat digunakan untuk skripsi, tesis
dan research.
Sumber
: Hasan, Iqbal, ”Metodologi Penelitian dan Aplikasinya “, Jakarta : GI,
2002
Iskandar, Metodologi
Penelitian Pendidikan dan Sosial, Jakarta : GP, 2010.
Nazir,
Muhammad, ” Metode Penelitian “, Jakarta : Ghalia Indonesia, 2003