Sabtu, 04 November 2017

Soft Skill Etika Profesi Tentang Standart Teknik QC

BAB 1
PENDAHULUAN
            Bagi setiap institusi, mutu adalah agenda utama dan meningkatkan mutumerupakan tugas yang paling penting.Mutudalam pandangan seseorang terkadang bertentangandengan mutu dalam pandangan orang lain, sehingga tidak aneh jika ada dua pakar yang tidak memiliki kesimpulan yang sama tentang bagai mana cara menciptakan institusi yang baik.Organisasi-organisasi yang menganggap serius pencapaian mutu, memahami bahwasebagian besar rahasia mutu berakar dari mendengar dan merespon secara simpatik terhadapkebutuhan dan keinginan para pelanggan dan klien. Dalam konteks Total QualityManajemen(TQM), mutu merupakan sebuah filosofi dan metodologi yang membantu institusiuntuk merencanakan perubahan dan mengatur agenda dalam menghadapi tekanan-tekananeksternal yang berlebihan. TQM sebagai metodologi maksudnya perbaikan/peningkatan berkelanjutan dan manajemen Just-In-Time.Dalam dunia industri, sejak dulu selalu ada keharusan untuk menjaga mutu suatu produk agar mampu memberikan kepuasan pada para pelanggan dan tentunya akan mendatangkankeuntungan. Sehingga lahirlah divisi tenaga keja yang dikenal dengan quality control (kontrolmutu). Kontrol mutu adalah proses yang menjamin bahwa hanya produk yang memenuhispesifikasi yang boleh keluar dari pabrik dan dilempar ke pasar.

BAB IV
Hasil dan Pembahasan
 

Jaminan kualitas sering diartikan sebagai memastikan mutu, seperti tersebut dalam kata to assure (to convince, to make sure or certain, to ensure, to secure ) artinya meyakinkan  orang, mengusahakan sebaik- baiknya, mengamankan atau menjaga.
            Banyak perusahaan yang memakai Quality Assurance (QA) dan Quality Control ( QC) dalam satu Divisi, jadi QA itu ya QC. Quality Assurance dianggap Quality Control, walaupun mungkin kalau dari pengertian mungkin berbeda,tapi dalam faktanya QA adalah QC, jadi jarang ada Divisi Quality Assurance dipisah dengan Divisi Quality Control, karena sebenarnya acuan keduanya pada kualitas mutu, termasuk reliabilitinya.
            Quality Assurance adalah suatu proses pengukuran mutu, menganalisis kekurangan yang ditemukan dan membuat kegiatan untuk  meningkatkan penampilan yang diikuti dengan pengukuran mutu kembali untuk menentukan apakah peningkatan telah dicapai. Ia adalah satu- satunya kegiatan yang sistematis, suatu siklus kegiatan yang mempergunakan standar pengukuran ( palmer, H, 1983 ).
 
Jaminan kualitas (QA) mengacu pada kegiatan sistematis di implementasikan dalam sistem mutu sehingga persyaratan kualitas yang untuk produk atau jasa akan terpenuhi. Ini adalah pengukuran sistematis, dibandingkan dengan standar, pemantauan proses dan umpan balik terkait yang memberikan pencegahan kesalahan. Hal ini dapat dibandingkan dengan kontrol kualitas,yang difokuskan pada output proses.
            Kualitas, pada kenyataannya, tidak hanya keunggulan fungsional dari produk atau jasa,tetapi adalah tentang seluruh aspek karakteristik produk. Sebagai contoh sebuah produk  berkualitas tinggi yang diproduksi oleh Perusahaan A misalnya. Tidak peduli jika pengerjaantersebut sangat tinggi, jika biaya produksi dan harga jual yang sangat tinggi sehingga tidak adayang mampu membeli produk tersebut, tidak ada yang dapat mengklaim bahwa kualitas benar-benar tinggi. Dengan kata lain, jaminan kualitas bukan hanya tentang keunggulan fungsional,tetapi mencJaminan Kualitas memukul hampir semua industri, perusahaan, organisasi dari perusahaan yang memproduksi atau menjual barang sampai perusahaan jasa, termasuk penyedialayanan kesehatan.
 
 
Sumber : http://menulisilmiah123.blogspot.co.id/2015/11/konsep-quality-assurance-dalam.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar